USULAN RENCANA BISNIS
“KONVEKSI PAKAIAN
ANAK-ANAK PERMATA
DI JALAN ISKANDAR MUDA MEDAN”
D
I
S
U
S
U
N
OLEH
NAMA : JUNIARTY MANALU
JURUSAN PENDIDIKAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...................................................................................................... i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN................................................................................................. 1
BAB II ANALISIS
KETERSEDIAAN ASSET DAN SKILL KELEMBAGAAN.. 3
BAB III ANALISIS
KELAYAKAN BISNIS................................................................ 8
BAB IV PENUTUP.......................................................................................................... 17
A.Kesimpulan.......................................................................................................... 17
B. Saran 17
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................................... iii
LAMPIRAN
I.
PENDAHULUAN
1. Latar
Belakang Bisnis
Prospek pengembangan usaha sangat
menjanjikan mengingat pasar yang cukup besar dengan trend yang terus meningkat.
Pakaian anak-anak perempuan, permintaannya selalu meningkat.
Manusia memilki 3 kebutuhan dasar
berdasarkan jenisnya yaitu kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Kebutuhan
primer manusia adalah kebutuhan yang harus terpenuhi untuk kelangsungan hidup
dan bermasyarakat. Salah satu kebutuhan primer yang terus berkembang dan
menjadikan nilai tambah dalam lowongan pekerjaan bagi masyarakat tingkat bawah
dan menjadikan penambahan kemajuan dalam sektor ekonomi.
Indonesia
memiliki berbagai kegiatan usaha mulai dari mikro hingga besar yang memproduksi
produk pakaian, baik untuk pasar lokal maupun luar negeri. Usaha konveksi
memberikan nilai karya dan memberi berbagai keuntungan bagi Indonesia yaitu
dapat menyerap tenaga kerja, berbagi dalam melengkapi nilai sosial
masyarakat desa pulo kalibata, memenuhi kebutuhan nasional sehingga mengurangi
impor, dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian.
Kebutuhan
yang semakin meningkat ini, tentunya juga memerlukan sarana dan prasarana dalam
pendistribusiannya. Karena tidak semua orang dapat membuat sendiri sandang yang
mereka butuhkan, ada kalanya orang harus berpergian jauh untuk dapat membeli
sandang yang dibutuhkannya untuk menambah kepusan dan etika dan estetika
bermasyarakat. Maka dibentuklah berbagai usaha yang menhasilkan produk sandang,
seperti pakaian.
2.
Identifikasi
Kesempatan Dan Peluang Rencana Bisnis Dari Dimensi Politik/Hukum, Ekonomi, Dan Sosial
Bisnis
ini sangat berpotensi untuk dikembangkan, dari segi politik, hukum maupun
ekonomi. Bisnis ini baik dikembangkan karena dapat mengembangkan perekonomian
masyarakat. Dengan didirikannya bisnis ini dapat menyerap tenaga kerja dan
mengurangi tingkat pengangguran. Bisnis ini juga tidak menggangu ketenteraman
umum, karena tidak mengandung limbah berbahaya bagi lingkungan. Dan limbah dari
hasil produksi dapat dimanfaatkan kembali.
3.
Identifikasi
Kesempatan Dan Peluang Rencana Bisnis Dari Dimensi Analisis Industri Dan
Pesaing
Pesaing
dari usaha ini adalah para industry rumah tangga yang ada di Padang Bulan
maupun industry rumah tangga yang ada di sekitar gatot subroto medan. Namun
dengan meningkatkan kualitas dari hasil produksi industry ini dapat bertahan
dan bersaing dengan industry kecil dan rumahan yang ada di sekitar kota Medan.
4.
Inovasi
Dan Rencana Produk Yang Akan Ditawarkan
v Produk / Jasa Yang Dihasilkan
Jenis produk yang di hasilkan
dari usaha ini adalah pakaian
Jadi Anak-anak perempuan. Produk atau
karakteristik yang dihasilkan ditargetkan untuk anak-anak wanita di usia 3-12 tahun.
Dan selain itu juga memproduksi Akssesoris
tambahan seperti
·
Pita,
·
Renda,
·
Manik-Manik,
·
Kancing
v Target Atau Segmen Pasar Yang Dituju
Gambaran Karakteristik Pembeli /
Pengguna
·
Pembeli Individu ( keluarga yang mempunyai anak
perempuan yang berumur 3-12tahun, kelas social menengah kebawah.
·
Distributor/Toko pakaian anak-anak
v Trend Perkembangan Pasar
Permintaan pasar untuk usaha ini sangat besar diperkirakan ada minimal
100.000 anak perempuan yang berumur 3-12 tahun , dengan permintaan
produk 200.000 baju/tahun (Rp10.000.000.000,-). Dari jumlah diatas jumlah
rata-rata penjualan pertahun sebesar 740unit/tahun dengan nilai rata-rata
29.500.000/tahun. Artinya jumlah penjualan baru memenuhi0,35% pasar. Diharapkan
perusahaan dapat memenuhi 4% pasar pada tahun I.
v System Pemasaran
Jalur
Distribusi
·
Individu
Pemasaran ditargetkan pada individu, karena lokasi usaha yang dekat
dengan pusat kota. Individu (
keluarga )yang mempunyai anak perempuan yang berumur 3-12tahun, kelas social
menengah kebawah.
·
Distributor
Pemasaran juga
dilakukan dengan menjadi distributor ke berbagai toko ataupun penjual di pakaian pasar dan juga sampai ke daerah luar
kota seperti Kabupaten Dairi, Simalungun dan Samosir.
II.
ANALISIS KETERSEDIAAN ASSET DAN SKILL
KELEMBAGAAN
1.
Profil Dan Karakteristik
Organisasi/Kelembagaan
Bagian/Departemen Jumlah Tingkat
pendidikan
Managemen 1 orang S1
Bagian Pemasaran 1
orang D3
Bagian
Produksi 15orang SMA
Bagian
Administrasi 3 orang D1
Pengalaman
Keahlian
Managemen 2 tahun Managemen
Bagian Pemasaran 2 tahun Bahasa Inggris danKomputer
Bagian Produksi - Mendesain pakaian
Bagian Pemasaran 2 tahun Bahasa Inggris danKomputer
Bagian Produksi - Mendesain pakaian
Bagian administrasi 1 tahun administrasi keuangan dan komputer
2.
Aspek Legalitas, Bentuk Usaha, Lokasi
Usaha, Dan Penentuan Lokasi
Lokasi
usaha adalah di Jl. Iskandar Muda Medan.bentuk usaha bisnis ini adalah industry
keci menengah yang memproduksi pakaian jadi anak-anak perempuan. Bisnis ini sudah sah bila nantinya diurus
Surat Izin Perdaga ngannya (SIUP). Tanah dan bangunan dari usaha ini juga sudah
memiliki sertifikat yang sah.
3. Visi ,Misi Dan Tujuan Perusahaan
Visi
Menjadi usaha mikro kecil menengah dibidang konveksi yang terbaik, dengan biaya jahit yang kompetitif, pengerjaan pesanan yang tepat waktu dan mampu melayani permintaan pesanan sesuai corak dan rancangan para pemesan baik dari segi kwalitas maupun kwantitas, khususnya pesanan yang berbahan kain dari berbagai pelanggan di mana saja di Indonesia.
Menjadi usaha mikro kecil menengah dibidang konveksi yang terbaik, dengan biaya jahit yang kompetitif, pengerjaan pesanan yang tepat waktu dan mampu melayani permintaan pesanan sesuai corak dan rancangan para pemesan baik dari segi kwalitas maupun kwantitas, khususnya pesanan yang berbahan kain dari berbagai pelanggan di mana saja di Indonesia.
Misi
Mengembangkan usaha mikro kecil menengah dibidang konveksi yang mengutamakan pelayanan pada kepuasan yang optimal bagi para pelanggan. terciptanya lapangan pekerjaan yang berkesinambungan dan sustainable serta memenuhi kesejahteraan karyawan. Berusaha keras untuk menjalankan usaha mikro kecil menengah sebagai pilar utama perekonomian nasional.
Mengembangkan usaha mikro kecil menengah dibidang konveksi yang mengutamakan pelayanan pada kepuasan yang optimal bagi para pelanggan. terciptanya lapangan pekerjaan yang berkesinambungan dan sustainable serta memenuhi kesejahteraan karyawan. Berusaha keras untuk menjalankan usaha mikro kecil menengah sebagai pilar utama perekonomian nasional.
4.
Jenis Dan Cara Produks,Mesin Dan
Peralatan Produksi
Ø
Proses
produksi
PROSES PRODUKSI
|
BAHAN
BAKU
|
TEKNOLOGI
|
MESIN
|
Memotong
|
Kain
|
Tradisional
|
Gunting
|
Mengobras
|
Kain
|
Otomatis
|
Mesin
obras
|
Menjahit
|
Benang+kain
|
Otomatis
|
Mesin
jahit
|
Memasang
kancing
|
Kancing
|
Otomatis
|
Mesin
lobang
|
Proses Produksi
![]() |
FASILITAS & MESIN PRODUKSI *) Jumlah
Mesin Jahit 5
unit
Mesin Obras 2
unit
Mesin Lubang Kancing 1
unit
T O T A L 8
BAHAN BAKU
|
KEBUTUHAN RATA-RATA
PERBULAN
|
SUMBER
|
Kain
|
10
kayu
|
Pajak
ikan
|
BAHAN
PENOLONG
|
KEBUTUHAN
RATA-RATA PERBULAN
|
SUMBER
|
Kancing
|
1
gross
|
Pajak
Petisah
|
Ritsleting
|
2
gross
|
Pajak
Petisah
|
Benang
|
10
lusin
|
Pajak
Petisah
|
5.
Pasar, Market Share, Strategi Pemasaran
Dan Iklan Yang Digunakan
STRATEGI
PEMASARAN
·
Pengembangan Produk
Perubahan disain sesuai mode yang berlaku/trend, Peningkatan
kualitas bahan dan jahitan dan mencoba diversifikasi agar produksi dapat
meningkat dan laris di pasaran.
·
Pengembangan Wilayah
Pemasaran
Wilayah pemasaran dilakukan
di sekitar kota Medan. Target pemasaran adalah pembeli individu maupun
toko-toko dan grosir pakaian yang ada di kota Medan. Dan perluasan wilayah
pemasaran dengan menjalin kerjasama dengan pegusaha / distributor/ toko pakaian
anak di daerah Samosir dan Dairi dan Simalungun.
KEGIATAN PROMOSI
1. Promosi penjualan
·
Produk sampel
·
Intensifikasi pameran
dagang/bazaar/pasar malam
·
Diskount Khusus/ pemberian
Voucher
·
Jaminan produk
2. Iklan
·
Brosur/Daftar Harga
·
Iklan di media cetak local
·
Masuk di Direktori Bisnis
tahunan/yellow pages
·
Selebaran
·
Sponsor spanduk kegiatan
sekolah TK dan SD.
3. Presentasi penjualan
3.
Ketersediaan Mesin dan Peralatan
Produksi, Jenis dan Sumber Bahan Baku/
Penunjang
BAHAN BAKU
|
KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
|
SUMBER
|
Kain
|
10 kayu
|
Pajak Ikan
|
BAHAN PENOLONG
|
KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
|
SUMBER
|
Kancing
|
1 gross
|
Pajak Petisah
|
Ritsleting
|
2 gross
|
Pajak Petisah
|
Benang
|
10 lusin
|
Pajak Petisah
|
FASILITAS DAN MESIN PRODUKSI YANG DIMILIKI
FASILITAS & MESIN PRODUKSI *) Jumlah
Mesin Jahit 5
unit
Mesin Obras 2
unit
Mesin Lubang Kancing 1
unit
T O T A L 8
4. Ketersediaan
sumber dana bagi pembiayaan operasi usaha
Modal
sendiri Rp.
100 000 000
PINJAMAN Rp.
200 000 000
5.
Estimasi penjualan produk
selama 5 tahun ke depan
PROYEKSI NILAI PENJUALAN (dalam jutaan rupiah)
2001 2002 2003 2004 2005
50 100 150 200 250
Dengan
asumsi kenaikan penjualan produk sebesar 20 % pertahun dengan tingkat kenaikan
harga 10.000/ tahun. Perkiraan ini bisa direalisasikan dengan rencana
penambahan tenaga kerja, jumlah kapasitas produksi, peningkatan distribusi
penjualan, merubah strategi pemasaran
6.
Estimasi biaya produksi
Pembelian lahan RP.
200 000 000
Bangunan Rp. 25 000 000
FASILITAS
& MESIN PRODUKSI *) Jumlah Harga Satuan Total
Nilai
Obras
Garment 2 10 000 000 20 000 000 Mesin Jahit
Garment 5 10 000 000 50 000 000 Mesin
Jahit Pakaian Dalam 1 30 000 000 30 000 000
T O T A L 8 100 000 00
BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA
BAHAN BAKU
|
KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
|
Harga/unit
|
Total harga
|
Kain
|
10 kayu
|
500 000
|
5 000 000
|
BAHAN PENOLONG
|
KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
|
Harga
|
Total harga
|
Kancing
|
1 gross
|
120 000
|
120 000
|
Ritsleting
|
2 gross
|
60 000
|
120 000
|
Benang
|
10 lusin
|
50 000
|
500 000
|
Dari jumlah biaya di atas produk yang
di hasilkan perbulan adalah 200 buah.
Perkiraan biaya/unit = biaya bahan
baku + biaya penolong /200
=
5 000 000 + 740 000 /200
=
Rp. 28 700,00
Harga jual = 50 000/buah
Maka keuntungan / buah = Rp. 50 000 000 – 28 700
=
Rp. 22 300
III.
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS
1.Spesifikasi Produk, Jenis Dan Tingkat Kualitas,
Merek Dan Logo
Produk yang dihasilkan : pakaian
anak-anak perempuan. Merek dari pakaian ini adalah PERMATA.
Keunggulan dari produk ini adalah harga pakaian yang
dijual relatif murah dengan kualitas jahitan pakaian yang rapi dan kuat
ditambah dengan aksesoris pakaian yang disenangi anak-anak. Selain itu keunggulan produk yang dimilikI adalah :
1.
Jahitan Rapi
2.
puring/lapisan dingin
3.
bahan baku yang bermutu
LOGO :
2. Usulan Strategi Bisnis
STRATEGI
PEMASARAN
−
Membuat sampel desain produk untuk di presentasikan ke para distributor/
individu
−
Pembuatan iklan di media cetak, brosur untuk di bagikan kepada orang tua
jaringan WKRI
−
Memberikan diskon khusus dan voucher setiap pembelian diatas 20 potong pakaian
−
Memberikan sponsor kegiatan di sekolah TK dan SD
−
Pengembangan wilayah distribusi pemasaran ke daerah samosir dan dairi
−
Kerjasama dengan eksportir untuk pengiriman barang ke luar negeri
STRATEGI PRODUKSI
·
Perubahan disain sesuai
mode yang berlaku/trend,
·
Peningkatan kualitas bahan dan jahitan
·
mencoba diversifikasi
produk ke pakaian anak laki-laki.
·
Pemanfaatan teknologi
dan informasi
·
Pembelian mesin garment
untuk peningkatan kapasitas produksi
·
Peningkatan produktivitas tenaga kerja
STRATEGI ORGANISASI DAN SDM
·
Perubahan struktur manajemen dan organisasi
·
Penarikan tenaga kerja
·
Pelatihan tenaga kerja yang sudah ada
STRATEGI KEUANGAN
·
Penambahan investasi modal untuk pengembangan
usaha
·
Mencari investor / joint ventura untuk
pengembangan dan perluasan usaha
·
Pengendalian sistem keuangan
3. Proyeksi Penjualan Selama 5 Tahun Ke Depan,
Asumsi-Asumsi Yang Mendasari Estimasi, Hambatan Dan Tantangan
PROYEKSI NILAI
PENJUALAN (dalam jutaan rupiah)
2001 2002 2003 2004 2005
50 100 150 200 250
4. System Distribusi Dan Kemampuan Salesmen
Jalur Distribusi
·
Individu
Pemasaran ditargetkan pada individu, karena lokasi usaha yang dekat
dengan pusat kota. Individu (
keluarga )yang mempunyai anak perempuan yang berumur 3-12tahun, kelas social
menengah kebawah.
·
Distributor
Pemasaran
juga dilakukan dengan menjadi distributor ke berbagai toko ataupun penjual
di pakaian pasar dan juga sampai ke
daerah luar kota seperti Kabupaten Dairi, Simalungun dan Samosir.
5. Proyeksi
Arus Kas Masuk/Keluar
ARUS
KAS USAHA KONVEKSI PERMATA
TAHUN
2013
JANUARI. 2013 FEBRUARI.
2013 MARET.
2013
A.PENERIMAAN
Penerimaan Penjualan 6.750.000 1.500.000 2.000.000
Penerimaan Pinjaman 0 0 0
Sub Total
Penerimaan 6.750.000 1.500.000 2.000.000
B.PENGELUARAN
Pembelian Asset (Investasi) 2.000.000 0 0
Pembelian Bahan Baku 2.100.000 420.000 450.000
Pembelian Bahan Pembantu 100.000 35.000 40.000
Upah Buruh Produksi 450.000 90.000 120.000
Transport (Pengiriman Produk )100.000 40.000 40.000
Biaya Produksi Lain-Lain 0 0 0
Gaji Pimpinan 500.000 500.000 500.000
Gaji Staf Administrasi dan Umum300.000 300.000 300.000
Biaya Pemeliharaan 50.000 0 0
Biaya Pemasaran 0 0 500.000
Alat Tulis Kantor 10.000 0 10.000
Listrik, Air, Telepon 100.000 100.000 100.000
Biaya Administrasi Lain-Lain 10.000 0 10.000
Angsuran Pokok 0 0 0
Biaya Bunga000Biaya Pajak 0 0 0
Sub Total Pengeluaran 5.720.000 1.485.000 2.070.000
C.SELISIH KAS 1.030.000 15.000 (70.000)
D.SALDO KAS AWAL 2.000.000 3.030.000 3.045.000
E.SALDO
KAS AKHIR 3.030.000 3.045.000 2.975.000
7. Kebutuhan Dana Yang Dibutuhkan Dan Pengembaliannya
RENCANA KEBUTUHAN PINJAMAN
Total nilai kebutuhan
pinjaman / modal
|
Rp 110.000.000,-
|
Total nilai kebutuhan
modal investasi
|
Rp 100.000.000,-
|
Total nilai kebutuhan
modal kerja
|
Rp 10.000.000,-
|
RENCANA PENGEMBALIAN DANA PINJAMAN
Jangka waktu pengembalian
|
5 tahun
|
Masa tenggang pembayaran
|
1 bulan sekali
|
AGUNAN YANG DIMILIKI
1.
Jenis Agunan Tanah
2. Aspek Legalitas Sertifikat BPN
3. Nilai
Agunan Rp. 200.000.000
8. Struktur Biaya
FASILITAS & MESIN PRODUKSI *) Jumlah Harga
Satuan Total Nilai
Obras
Garment 2 10
000 000 20 000
000 Mesin Jahit Garment 5 10
000 000 50 000
000 Mesin Jahit Pakaian Dalam 1 30
000 000 30 000
000
T O T A L 8 100
000 000
BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA
BAHAN BAKU
|
KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
|
Harga/unit
|
Total harga
|
Kain
|
10 kayu
|
500 000
|
5 000 000
|
BAHAN PENOLONG
|
KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
|
Harga
|
Total harga
|
Kancing
|
1 gross
|
120 000
|
120 000
|
Ritsleting
|
2 gross
|
60 000
|
120 000
|
Benang
|
10 lusin
|
50 000
|
500 000
|
9 . Proyeksi Neraca Dan Laporan Laba Rugi
LAPORAN NERACA KONVEKSI
PERMATA TAHUN 2013
AKTIVA
A.AKTIVA LANCAR
Kas 3
030 000 Piutang 0
Persediaan: 0 Bahan
Baku 0
Bahan
Pembantu 0
Barang
Jadi 550
000 Jumlah Aktiva Lancar 3
580 000
B.AKTIVA TETAP
Tanah 200
000 000
Bangunan 25
000 000 Peralatan 25 000 000 Penyusutan -3
500 000 Lain
– Lain 0
Jumlah
Aktiva Lancar 246
500 000
JUMLAH AKTIVA 250
080 000
PASIVA
C.HUTANG JANGKA PENDEK
Hutang
Dagang
Hutang Jatuh Tempo 0
Lain – Lain 0
Jumlah Hutang Jangka Pendek 0
D.PINJAMAN JANGKA PANJANG
Pinjaman
Jangka Panjang 100
000 000
Lain – Lain 0
Jumlah Pinjaman Jangka Panjang 0
E.MODAL
Modal
Disetor 146
060 000
Laba Ditahan 4
020 000
Jumlah Modal 250
080 000
JUMLAH PASIVA 250
080 000
LAPORAN LABA RUGI KONVEKSI
PERMATA
TAHUN 2013
A.HASIL PENJUALAN
Penjualan 37
800 000
Sub
Total Hasil Penjualan 37 800 000
B.BIAYA PRODUKSI / VARIABEL
Bahan Baku 11
760 000
Bahan Pembantu 1
000 000
Upah Buruh Produksi 2
520 000
Transport (Pengiriman Produk) 1
200 000
Biaya Lain-Lain 200
000
Sub Total Biaya Produksi 16 680 000
C.BIAYA TETAP
Gaji Pimpinan 6
000 000
Gaji Staf Administrasi
dan Umum 3
600 000
Biaya Pemeliharaan 300 000
Penyusutan 3
500 000
Sub Total Biaya Tetap 13 400 000
D.BIAYA ADMINISTRASI
Biaya Pemasaran 2
000 000
Alat Tulis Kantor 300
000
Listrik, Air, Telepon 1
200 000
Biaya Lain-Lain 200
000
Sub Total Biaya Administrasi 3 700 000
E.TOTAL BIAYA (B + C +
D) 33
780 000
F.Laba Sebelum Pajak (A - E) 4 020 000
G.Pajak 0
H.Laba Bersih (F - G) 4 020 000
7. Analisis
Rasio-Rasio Keuangan
1. RASIO LEVERAGE = 
= 100 000 000/ 250 008 000
= 100 000 000/ 250 008 000
= 0,39 kali
2.
RASIO
LIKUIDITAS = AKTIVA LANCAR/HUTANG
LANCAR
= 3 580 000 / 0
3.
RASIO
PROFITABILITY = LABA BERSIH
SESUDAH PAJAK / AKTIVA TOTAL
=
4 020 000/250
080 000
=
0,016 kali
8. Analisis
Dampak Usulan Rencana Bisnis Terhadap Tanggung Jawab Sosial, Kesejahteraan
Karyawan Dan resiko usaha
1.
Dampak Terhadap Masyarakat Sekitar
·
Menyerap
Tenaga Kerja di sekitar Lingkungan Organisasi
·
Membantu
pemerintah dalam menangani pengangguran
·
Memberikan
pelatihan bagi karyawan agar nantinya mereka dapat membuka usaha konveksi baru
kembali .
·
2.
Analisis
Resiko Usaha
·
Kenaikan Harga Bahan Baku
diatas 25 %
·
Kenaikan Upah Tenaga Kerja
sebesar 30 %
·
Penurunan daya beli
masyarakat
·
Kerusakan mesin- mesin
peralatan
3. Antisipasi
Resiko Usaha
·
Pembelian Stock bahan Bahan
Baku dan Bahan penolong
·
Membuat kontrak dengan
tenaga kerja
·
Meperluas saluran distibusi
pemasaran dan penekanan peningkatan kuantitas ekspor
·
Melakukan
maintenance secara berkala
9 . ANALISIS LINGKUNGAN BISNIS
STRENGTH (KEKUATAN):
|
|||
1.
PRODUK
√
Harga jual
√
Mutu produk
√
Desain produk
√
Perlengkapan (feature) tambahan
|
Harga jual yang cukup
rendah dan kualitas bahan baku yang lebih unggul serta desain yang
disesuaikan dengan trend/ mode yang berlaku bila dibandingkan dengan produk
sejenis
|
||
2.
DISTRIBUSI DAN PERSEDIAAN
√
Ketepatan waktu pengiriman
√
Segmentasi Pasar
|
Waktu pengiriman selalu 1
hari sebelum tenggang waktu pengiriman yang ditentukan
|
||
3.
PELAYANAN PELANGGAN
√
Keramahan pelayanan
√ Pelayanan purna jual
|
Bila ada barang yang rusak
perusahaan bersedia memberikan ganti ( customer satisfaction)
|
||
4.
ORGANISASI DAN SDM
√
Rekrutmen dan penempatan
√
Tingkat keahlian khusus
√
Tingkat pendidikan
√
Pengalaman kerja
|
Tenaga kerja berasal dari
mantan murid LPDK konveksi sehingga tingkat keahlian, pendidikan dan
pengalaman kerja karyawan dapat di andalkan.
|
||
5.
SISTEM MANAJEMEN
√
Sistem pembukuan (akuntansi)
√ Sistem administrasi
|
Lengkapnya data keuangan
dan pelanggan membuat mudahnya perusahaan mengontrol kinerja perusahaan dalam
mencapai tujuan.
|
||
6.
PRODUKSI
√
Biaya produksi
√
Kemampuan pemenuhan order
√
Fasilitas produksi
|
Rendahnya biaya produksi,
dan pemakaian mesin otomatis dalam memproduksi .
|
||
7.
TEKNOLOGI
√ Penggunaan teknologi
modern
|
Menggunakan teknologi
mesin otomatis
|
||
WEAKNESS (KELEMAHAN):
|
|||
1.
FUNGSI PEMASARAN
√
Promosi dan iklan
√ saluran distribusi
√ Brand
|
Kurangnya strategi
pemasaran dan lemahnya saluran distribusi membuat produktivitas karyawan dan
mesin tidak termanfaatkan. Tidak aanya merk dagang produksi
|
||
2.
ORGANISASI DAN SDM
√
Wewenang dan delegasi
|
Pembagian wwnang dan
delegasi masih belum terlaksana dengan baik
|
||
3.
SISTEM MANAJEMEN
√ Pengimplementasian
fungsi Manajemen
|
System manajemen yang
lemah dan tidak terstruktur sehingga pengelolaan manajemen tidak maksimal
|
||
4.
PRODUKSI
√
Perencanaan produksi
√
Kapasitas produksi
|
Kapasitas produksi mesin
dan kemampuan tenaga kerja tidak diiringi dengan kemampuan menciptakan pasar
|
||
5.
PEMANFAATAN TI
√
Pemahaman manfaat TI
|
Adanya fasilitas TI yang
lengkap tidak digunakan dengan baik untuk mengembangkan usaha
|
||
OPPORTUNITIES (PELUANG):
|
|
1.
PERSAINGAN
√ Persaingan untuk usaha sejenis
√ Persaingan untuk produk substitusi
|
Tingkat Persaingan yang
rendah membuat usaha ini punya prospek yang cukup cerah dimasa mendatang
|
2.
PELUANG PASAR
√ Akses dan informasi pasar
√ Permintaan pasar
|
Peluang ekspansi pasar ke
daerah lain ( samosir dan dairi ) serta ekspor ke Malaysia cukup tinggi
|
3.
KEMAJUAN TEKNOLOGI
√ Perkembangan teknologi produksi
√
Perkembangan TI
|
Adanya fdasilitas TI dan
pemanfataan internet bisa menunjang perkembangan usaha ( desain , Mode ,
relationship )
|
4.
TENAGA KERJA
√ Ketersediaan tenaga kerja sesuai kebutuhan
|
Tenaga kerja rata-rata
tamatan LPDK Mutiara sehingga ada komitmen dan ikatan emosional membuat
tingkat turn over karyawan rendah
|
5. BAHAN BAKU
√ Mutu bahan baku
√ Ketersediaan
bahan baku
|
Mutu bahan baku yang
diatas pesaing dan ketersediaan bahan baku
|
THREATS (HAMBATAN):
|
|
1.
PERSAINGAN
√
Produk import
|
Rendahnya daya beli
masyarakat membuat produk import bekas pakai menjadi digandrungi, ditunjang
mutu dan kerapian jahitan yang cukup tinggi dan harga yang murah.
|
2.
PEMODALAN
√ Hubungan dengan lembaga keuangan (perbankan)
√ Kemudahan mendapatkan pinjaman
|
Ketidakmampuan mengakses
sumber-sumber permodalan membuat sulitnya mendapatkan pinjaman
|
3.
KONDISI PEREKONOMIAN
√ Kondisi perekonomian dan perbankan (keuangan)
|
Ketidakstabilan kurs
rupiah berpengaruh pada komponen biaya produksi.
Daya beli masyarakat yang
semakin menurun
|
10 . Skedul Pelaksanaan Rencana Bisnis
Rencana bisnis ini
mulai dijalankan pada January 2013.
IV.
KESIMPULAN DAN SARAN
1. Kesimpulan
Bisnis ini layak untuk dijalankan, karena memiliki
tingkat keuntungan yang tinggi. Dan sudah menggunakan teknologi sebagai alat
memproduksi prokduknya.
Pengembangan Wilayah Pemasaran di Wilayah pemasaran dilakukan di sekitar kota Medan. Target
pemasaran adalah pembeli individu maupun toko-toko dan grosir pakaian yang ada
di kota Medan. Dan perluasan wilayah pemasaran dengan menjalin kerjasama dengan
pegusaha / distributor/ toko pakaian anak di daerah Samosir dan Dairi dan
Simalungun.
Dengan luasnya wilayah pemasaran dapat menambah dan mengembangkan
usaha tersebut menjadi lebih besar lagi.
2. Saran
Sebaiknya tenaga kerja dan mesin dari usaha ini
harus ditambahkan agar dapat memproduksi pakaian yang lebih banyak, sehingga
menghasilkan laba yang lebih tinggi. Dan
juga mengenai produksinya harus lebih ditingkatkan agar dapat berkembang
menjadi usaha yang lebih besar dan dapat mengekspor ke luar provinsi maupun
mancanegara.
LAMPIRAN
Identitas
Pengusul Bisnis :
Nama : Juniarty Manalu
Nim : 7113142028
Tempat/tgl lahir : Tigalingga, 07 Juni 1993
Alamat : Jl. Pancing no. 181
Jurusan : Pendidikan Akuntansi
Universitas : Universitas Negeri Medan
Email : manalu_juni@yahoo.co.id
GAMBAR/HASIL PRODUKSI



Tidak ada komentar:
Posting Komentar